Beberap
kasus paru-paru basah terjadi oleh karena menghirup tetesan kecil yang
mengandung organisme yang dapat menyebabkan pneumonia. Tetesan ini masuk ke
udara ketika seseorang terinfeksi dengan kuman melalui batuk atau bersin. Dalam
kasus lain, disebabkan ketika bakteri atau virus yang biasanya hadir di mulut,
tenggorokan atau hidung tanpa sengaja memasuki paru-paru. Biasanya respon tubuh
dan sistem kekebalan tubuh mereka akan mencegah organisme disedot dari
organisme penyebab paru-paru basah.
Namun,
jika seseorang telah mengetahui memiliki risiko terhadap penyakit paru-paru
basah, masih dapat melakukan upaya pencegahan dari penyakit paru-paru basah.
Pencegahan paru-paru basah adalah :
Mandi dengan air hangat
Jangan tidur sehabis mandi
Jangan menggunakan kipas
angin sewaktu tidur
Rumah perlu berventilasi
cukup
Sering melakukan aktivitas
fisik secara teratur
Perut jangan terlalu sering
dalam keadaan kosong
Jangan terlalu sering tidur
di lantai
Jika menggunakan kipas angin
sebaiknya berjarak jauh dengan tubuh terutama bagian dada
Melakukan olahraga secara
rutin
Melakukan latihan pernapasan
yang ringan
Konsumsi makan-makanan yagg bergizi
lengkap sebagai pelindung dari daya tahan tubuh
Mengkonsumsi makanan yang
mengandung seng (Zinc)
Menerapkan pola hidup yang
sehat, dinamis dan teratur, seperti tidak merokok, dan minum alkohol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar